Info Singasana – Kebakaran Cepaka menggegerkan warga setelah api melahap empat tempat usaha dan sembilan sepeda motor dalam satu kejadian. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di kawasan padat aktivitas ekonomi sehingga api dengan cepat membesar dan merusak bangunan di sekitarnya. Warga sekitar langsung berupaya menyelamatkan diri dan barang berharga saat api mulai menjalar.

Saksi mata di lokasi kejadian melihat api muncul dari salah satu bangunan usaha sebelum merambat ke bangunan lain. Material bangunan yang mudah terbakar membuat kobaran api cepat meluas. Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga : Bangunan di Kawasan Handara Disorot, Pansus TRAP Ingatkan Risiko Pidana Membangun di Zona Rawan Longsor
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman secara intensif. Tim pemadam mengerahkan beberapa unit mobil pemadam untuk mengendalikan api agar tidak menjalar ke permukiman lain. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas berhasil menjinakkan api dan melakukan pendinginan di area terdampak.
Kebakaran Cepaka menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Empat tempat usaha mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat beroperasi. Selain itu, sembilan sepeda motor milik pemilik usaha dan warga sekitar turut hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena warga segera menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Aparat setempat segera melakukan pendataan terhadap para korban kebakaran. Pemerintah desa dan pihak terkait berkoordinasi untuk memberikan bantuan awal kepada pemilik usaha yang terdampak. Aparat juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di area usaha yang menggunakan instalasi listrik dan bahan mudah terbakar.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti Kebakaran Cepaka. Aparat mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan menerapkan langkah pencegahan kebakaran. Dengan kewaspadaan bersama, warga diharapkan dapat meminimalkan risiko kebakaran di lingkungan tempat tinggal dan usaha.
















